Kegiatan Pembinaan Keagamaan

Kegiatan pembinaan keagamaan di asrama dilaksanakan oleh guru bina asrama dan guru agama sesuai dengan visi-misi madrasah yaitu untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dalam keimanan dan ketakwaan.


MAN Insan Cendekia diharapkan tidak hanya melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang berbasiskan  ilmu  pengetahuan  dan teknologi  semata,  namun juga harus didasari  oleh semangat  dan religiusitas  yang  benar  sehingga  cita-cita  founding  father menyiapkan  generasi  muda  yang  'berhati  Mekkah dan berotak Jerman dapat terwujud

Subjek sasaran bidang ini adalah peserta didik MAN lnsan Cendekia, yang dilaksanakan secara intensif oleh para guru yang berada dalam koordinasi wakil kepala madrasah bidang keasramaan, yang didukung secara penuh oleh berbagai pihak yang berada dalam lingkungan kampus MAN Insan Cendekia

Target yang diharapkan dicapai dalam bidang pembinaan iman dan takwa ini adalah  sebagai berikut: 

  1. Terciptanya kehidupan religius di kampus MAN lnsan Cendekia
  2. Terwujudnya calon pemimpin masa depan yang mempunyai landasan iman dan takwa yang kuat
  3. Adanya pemahaman dan kesadaran yang inhem pada diri peserta didik akan peranan dan tanggungjawabnya sebagai makhluk pengemban amanat dari Allah swt
  4. Adanya kesadaran dari peserta didik akan arti penting dan posisi iman dan takwa atau religiusitas dalam kehidupan. Karena itu, mereka dituntut harus mempunyai pemahaman yang holistik pada keseluruhan dimensi kehidupan

Semua program yang dilaksanakan di MAN lnsan Cendekia dalam bidang pembinaan keagamaan diarahkan pada upaya memunculkan kesadaran, partisipasi, dan tanggung jawab pribadi peserta didik sebagai calon pemimpin masa depan


Program-program pembinaan keagamaan yang secara khusus dikembangkan di MAN Insan Cendekia adalah sebagai berikut:

1. Ta'lim Al-Quran

a. Tahsin Al-Quran


Pada saat awal masuk madrasah peserta didik baru mengikuti matrikulasi keagamaan untuk diuji kemampuan bacaan AlQuran. Hal ini ditujukan agar peserta didik mampu   membaca Al Quran dengan baik dan benar.


Selanjutnya peserta didik akan dikelompokkan sesuai kemampuan bacaannya. Tahsin Al Quran ini dilaksanakan selama satu semester sebelum peserta didik mengikuti program pembinaan Tahfizh AlQuran


b. Tadarus Al-Quran


Ditujukan agar peserta didik "khatam Al-Qur’an bian- nazhar" minimal satu kali dalam satu tahun. Dilaksanakan dua kali pada setiap harinya, setelah shalat Subuh dan Maghrib. Kegiatan ini juga untuk membimbing peserta didik yang belum lancar dalam membaca Al-Quran

c. Tahfidz Al-Quran Reguler dan Khusus


Tahfidz Al-Qur’an regular untuk seluruh siswa/i madrasah target minimal 4 juz. Tahfidz Al-qur’an Khusus hanya bagi siswa/i yang lulus seleksi dan memenuhi syarat, target 30 juz. Program tahfidz atau hafalan Al-Quran termasuk diantara program kegiatan pembinaan kehidupan keagamaan yang pokok di MAN lnsan Cendekia Siak.


Diharapkan agar para siswa setelah keluar dari madrasah mempunyai bekal yang cukup dalam kajian agama untuk masa depan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan dua kali dalam satu minggu yakni hari senin sore bakda ashar dan hari kamis, yang dibimbing oleh pembina tahfidz sesuai kelompok masing-masing dengan target 1 juz persemester.


Sudah ditentukan, sesuai jenjang pendidikan para siswa masing-masing, dan pada saat kelulusan peserta didik minimal mencapai 4 juz.Hafalan yang sudah dihafal ketika siswa kelas XII akan dilaksanakn munaqasyah Tahfidzul Qur’an

2. Tahfizhul Hadis

Tahfizhul Hadis atau hafalan hadis adalah kegiatan untuk menghafalkan hadits-hadits yang termuat dalam kitab al- Arba'in an-Nawawiyyah karya Imam Nawawi selama tiga tahun keberadaannya di MAN lnsan Cendekia Siak.


Kegiatan ini rutin dilaksanakan satu kali dalam satu pekan dibina langsung oleh guru bina asrama dengan target hafalan yang sudah ditentukan sesuai jenjang pendidikan masing-masing

3. Kajian Kitab Kuning (Qira'atul Kutub)

Kajian kitab kuning dilaksanakan secara massal di Masjid 3 kali dalam sepekan, dengan membaca kitab:

  • Ta'lim al-Muta'allim, untuk kelas X, XI, dan XII
  • Jawahirul Kalamiyah untuk kelas X, XI, dan XII
  • Wasoya untuk kelas X, XI, dan XII
  • Bagi peserta didik yang ingin memperdalam lebih tentang kajian kitab kuning, disediakan waktu tambahan tersendiri

4. Pembinaan lbadah Amaliyah

Peserta didik diharapkan dapat melaksanakan ibadah amaliyah yang mencakup:

  • Shalat lima waktu berjamaah, shalat sunnah rawatib, shalat tahajjud, shalat dhuha
  • Puasa Ramadhan, puasa sunnah Senin Kamis, puasa Daud, puasa ayyamu bidh, dan puasa sunnah lainnya
5. Pembinaan Imam Shalat

Diberikan bagi kelas X, dan seleksi imam masjid pada awal kelas XI. Ditujukan agar para siswa mempunyai bekal yang cukup untuk menjadi imam shalat di masyarakat. Setelah terpilih para imam masjid, mereka diberi kesempatan untuk menjadi imam pada shalat fardhu

6. Pembinaan Khatib Jum'at

Untuk memberikan kesempatan  tampil di masyarakat, peserta  didik kelas XI dan XII khususnya dibimbing untuk menjadi khotib Jumat di Masjid pada jadwal-jadwal yang telah ditentukan. 


Mereka dilatih dan dibimbing terlebih dahulu oleh para guru sebelum tampil di mimbar. Satu orang peserta didik mendapat   kesempatan minimal satu kali untuk tampil di mimbar

7. Muhadharah

Muhadharah adalah kegiatan ceramah atau latihan pidato tiga bahasa yang ditekankan pada skill siswa.


Kegiatan ini dilaksanakan di masjid, secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sebagai bekal yang diberikan kepada peserta didik untuk melatih kemampuan dalam  bidang ceramah agama dan tuntunan. yang diberikan oleh guru bina asrama. Terjadwal minimal diadakan satu kali dalam perpekan

8. Nisaiyyah

Nisaiyyah merupakan kegiatan yang dilakukan khusus untuk putri, sebagai bekal bagi anak-anak di masa depan dalam berkeluarga

9. Pengajian Pegawai (keluarga besar IC)

Pengajian ini dilaksanakan satu kali dalam satu pekan, yang ditujukan bagi pendidikdan tenaga kependidikan. Dimungkinkan satu kali dalam sebulan mengundang narasumber dari luar. Kegiatan ini diadakan untuk mendukung dan memberikan contoh   kepada  peserta  didik tentang arti penting mencari ilmu